ads
ads
ads

Moja Ajak Pengemudi Daring Makassar Kompak Matikan Aplikasi Grab dan Gojek Hari Ini

Tjiniki.com

ads
Tjiniki.com
Ketua Aliansi Driver Online Individu Makassar, Mujahidin Malik atau yang akrab disapa Moja

tjiniki.com,- Jelang hari sumpah pemuda, Pengemudi Daring (Driver Online) roda empat, kompak mengoffline/ nonaktif Aplikasi Grab Secara Serentak di seluruh indonesia pada hari Rabu, 28 Oktober 2020,

Ratusan Orang yang tergabung dalam organisasi dan komunitas tersebut mengaku akan melakukan tindakan tersebut sebagai reaksi kekecewaan atas tindakan suspend sepihak oleh penyedia layanan atau aplikasi Grab dan Gojek.

Mujahidin Malik selakau Ketua Aliansi Driver Online Individu Makassar, menjelaskan aksi tersebut akan dilakaukan oleh para pengemudi daring roda empat di seluruh Indonesia.

Pria yang akrab disapa Moja menuntut kepada penyedia layanan aplikasi untuk tidak semenah-mena melakukan suspend sepihak, dan mesti merujuk kepada peraturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri (PM) 118 dan tidak melakukan politik adu domba sesama pengemudi daring.

“Penyedia aplikasi harus menjunjung tinggi demokrasi yang ada di indonesia, penyampaian pendapat telah diatur dalam UUD 1945, setiap warga negara bebas menyampaikan pendapat, jadi kami minta kepada aplikator jangan memutuskan mitra ketika menyampaikan aspirasi dengan tuduhan provokasi,” ujar Moja,

Dengan demikian Moja melanjutkan bahwa, penyedia layanan aplikasi untuk tunduk pada aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Kami meminta seluruh aplikator yang ada di Indonesia kiranya mengikuti aturan pemerintah, karena ini negara hukum pelaku usaha dan pekerja harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah,” lanjutnya

Moja juga mengingatkan semua Driver yang tergabung dalam aksi solidaritas ini untuk tidak terprovokasi terkait beredar luasnya Video yang menolak atau tidak mendukung gerakan mogok massal matika aplikasi yang akan dilakukan oleh pihaknya hari ini

“Dari teman-teman R2, aksi ini harus berjalan dengan cara damai dan kami meminta kepada rekan rekan yang mendukung perjuang ini untuk tidak melakukan order fiktif kepada rekan rekan driver yang bekerja,” ujarnya.

Sedangkan Abdul Muthalib selaku Jubir Koalisi Driver Online Sulawesi Selatan, menyampaiakn bahwa gerakan Off Bid Nasional yang akan dilakukan secara bersamaan di seluruh Indonesia pada tanggal 28 Oktober 2020 oleh Gertak (Gerakan Revolusi Serentak) yang dimotori oleh beberapa organisasi mitra transportasi daring.

Ia juga berharap Gerakan tersebut mendapat perhatian pemerintah dan berharap pihak yang berwenang melakukan tindakan tegas terhadap pengusaha layanan aplikasi yang tak bertangung jawab.

“Bahwa tindakan pengusaha aplikasi selama ini semena-mena dan merugikan mitra. Mitra tidak mendapatkan jaminan kerja meskipun telah memenuhi segala syarat yang ada.Selain itu pihak aplikator dalam mengamankan kebijakannya memainkan politik adu domba sesama mitra yang berpotensi menciptakan konflik horizontal,” Ucapnya.

ads

Komentar