ads
ads
ads

Dua Anggota JAD Terduga Teroris Ditembak Mati Densus 88

ads

tjiniki.com – Tim Detasemen 88 Anti Teror Polri bersama tim Gegana Polda Sulsel dan aparat Polrestabes Makassar menembak mati 2 terduga teroris diperumahan Villa Mutiara Biru, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar pada Pukul 06.00 Wita, Rabu (6/1/2021). 

Kedua terduga teroris diembak mati tersebut merupakan Mertua dan Menantu bernama MR (44) dan SA (22), keduanya merupakan jaringan Kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kedua terduga teroris jaringan Kelompok JAD itu terpaksa ditembak mati oleh Tim Densus 88 Anti Teror Polri dan Tim Gegana Polda Sulsel dirumah kontrakannya di Villa Mutiara Biru lantaran melakukan perlawanan saat hendak diamankan. 

Kepala Kepolisian Daerah Sulsel, Irjen Pol Merdisyam mengatakan kedua teroris yang tertembak mati oleh Densus 88 Anti Teror merupakan pendukung Khilafah ISIS. 

“Adapun keterlibatan dari 2 orang meninggal, kedua tersangka bersama dengan jaringannya yang terpusat di Vilaa mutiara merupakan jaringan JAD bersama ratusan jemaah lainnya yang menyatakan baiat kepada khilafah atau ISIS pada tahun 2015 di Pondok pesantren Aridho pimpinan Ust Basri yang meninggal di Nusa Kambagangan dalam Kasus Teror,” katanya. 

Lanjut, Merdisyam menyebutkan ke 2 teroris yang tertembak mati tersebut tercatat terlibat dalam pengiriman Dana kepada pelaku Bom Bunuh diri gereja Katedral Zolo Philipina. 

“Mereka juga tercatat melakukan kajian khusus pendukung Daulah di villa mutiara dan yayasan Aridho dan pada tahun 2016 bersama keluarga hijrah atau bermaksud bergabung organisasi isis di suriah namun dapat digagalkan dibandara Suta, mulai bulan oktober tahun 2020 secara rutin melakukan latihan menembak dan naik turun gunung atau idad,” paparnya. 

Ia menambahkan keduanya terpaksa diberi tindakan tegas lantaran melawan saat hendak diamankan dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dan senjata Api jenis PCP. 

“Pada saat dilakukan penangkapan pelaku melawan menggunakan parang dan senapan angin pcp, yang diamankan beberapa senjata tajam, senjata PCP, panah busur dan beberpa dokumen lainnya, ada 1 yang terluka saat ini sedang dirawat berinsial I,” tungkasnya. 

Sejauh ini, Kata Merdisyam, hingga saat ini total ada 20 terduga teroris yang ditangkap di Kota Makassar. Jumlah tersebut termasuk dua terduga teroris yang tewas. 

“Ini yang diamankan seluruhnya 20. Termasuk dua terduga teroris yang tewas ” tutupnya.

ads

Komentar